Barbeku Menuai Sukacita

  Berita Paroki > Berita Utama

Matahari baru saja akan beranjak naik ketika keramaian mulai nampak di Rusun Pulojahe. Hilir mudik ibu-ibu berkaos hijau, saling bahu membahu menyiapkan showcase dan barang-barang yang sangat banyak. Seolah-olah ingin mendahului matahari yang terus bergerak naik, ibu-ibu ini semakin bergerak lebih cepat lagi.

Semangat pagi yang terpancar dari ibu-ibu WKRI Cabang Santo Gabriel terlihat semakin jelas ketika akhirnya pakaian selesai digantungkan dan barang-barang sudah tertata untuk siap dijual. Ibu-ibu yang jumlahnya belasan ini sudah siap untuk menerima kedatangan  pembeli dari masyarakat sekitar Rusun Pulojahe.

KegiatanBarbeku (barang bekas berkualitas) ini sudah diadakan untuk kedua kalinya di tahun ini, setelah bulan Agustus lalu. “Tujuan dari kegiatan Barbeku adalah untuk menyalurkan barang-barang berkualitas kepada yang membutuhkan dengan harga yang terjangkau,” kata Ibu Henny, Ketua WKRI Cabang St. Gabriel.“Barang-barang bekas dikumpulkan dari anggota ranting dengan syarat masih layak pakai,” tambahnya lagi untuk menjawab asal usul barang-barang tersebut.

Persiapan ibu-ibu WK menggelar barbeku

Pada pukul 08.00 masyarakat sudah mulai datang sesuai undangan yang dijadwalkan. Ibu-ibu WK juga sudah siap diposisinya masing-masing. Dengan penuh keramahan, masyarakat diajak untuk melihat-lihat dan membeli barang-barang yang dijual, layaknya pedagang profesional. Ada baju, celana, tas, sepatu, bahkan perabotan rumah tangga. “Donasi barang bekas berkualitas cukup banyak dan variatif. Banyak juga diantara barang yang kami terima, kondisinya masih baru, belum pernah dipakai,” terang Ibu Henny.

Barang-barang yang dijual memang ada yang terlihat masih dengan kemasan rapi. Ada juga yang masih terbungkus plastik dari laundry bermerk. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli. Keceriaan saat itu pun tidak terlepas dari kesulitan-kesulitan sebelumnya. “kesulitan utama adalah mencari lokasi yang tepat untuk berjualan, supaya tepat sasaran,” kata Ibu Henny menjelaskan. “Selain masalah sortir barang, juga perlunya tempat penyimpanan barang-barang donasi yang cukup banyak serta mengumpulkan bantuan ibu-ibu untuk berjualan,” tambahnya lagi.

wajah sukacita pembeli

Penjualan akhirnya ditutup pukul 12.00 sesuai jadwal. Kelelahan melayani pembeli terbayar dengan banyaknya barang yang terjual. Wajah lelah dengan penuh senyum tetap terpancar hingga masyarakat meninggalakan lokasi. Masyarakat pun terlihat senang dan puas  dengan barang-barang yang dibelinya. Dana yang terkumpul cukup menyenangkan dan semua akan digunakan untuk kegiatan-kegiatan WK. Semoga acara Barbeku yang berjalan lancar ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Pulojahe.

Christine/Er/WK